Pijar Foundation

Kolaborasi yang Bermakna dan Berkelanjutan

Dampak dalam angka

Angka membantu kita mengukur kemajuan, tetapi orang-oranglah yang memberi makna pada angka-angka tersebut. Bersama-sama, angka-angka tersebut mencerminkan skala dampak kolektif kita dan masa depan yang kita bangun bersama.

  • 4+ Tahun
  • 125000+ Orang terlibat di Indonesia dan Asia
  • 43+ Inisiatif
  • 130000+ Total pengikut media sosial *Seluruh program
  • 3 Departemen unggulan
  • 900 Mitra
  • 1200+ Liputan Media
  • 500+ Pakar
Laporan Dampak 2025

Laporan Dampak 2025

Kolaborasi yang Bermakna dan Berkelanjutan

Segera hadir
  • Baca laporan kami

    Laporan Dampak 2024

    Unduh
  • Baca laporan kami

    Laporan Dampak 2023

    Unduh
  • Baca laporan kami

    Laporan Dampak 2022

    Unduh

Testimoni

  • "Saat saya bergabung dengan program magang Future Talent Hub, itu menjadi lebih dari sekadar kursus bagi saya. Program ini memberi saya kebebasan untuk menjelajahi bidang tersebut, membangun fondasi untuk memecahkan masalah, dan menerima umpan balik sepanjang prosesnya. Umpan balik itu benar-benar membuat perbedaan — bimbingan mentor saya membantu saya mengatasi tantangan dengan lebih efektif, dan memberi saya kepercayaan diri yang jauh lebih besar dalam menentukan arah saya."

    Miqod Adi Guna

    Mahasiswa Future Talent Hub

  • "Saat pertama kali saya menemukan ASN Berpijar, saya langsung tertarik — kelas-kelasnya praktis dan gratis, yang sangat penting bagi saya. Dari semua kelas, sesi Nilai Inti ASN memberikan dampak terbesar. Salah satu pelajaran kepemimpinan yang saya pelajari di sana, saya bagikan kepada siswa saya sendiri, dan seiring waktu berkembang menjadi komunitas kecil tempat saya sekarang membimbing mereka tentang beasiswa, meningkatkan CV mereka, dan mengapa mendapatkan pengalaman itu penting."

    Rosalia Silaban

    Dosen Departemen Kehutanan Politeknik Negeri Kupang (Penerima Manfaat ASN Berpijar)

  • "Muda Tani adalah pemicu yang baik bagi kaum muda untuk berani memulai bertani. Empat tahun teori di universitas tidak akan pernah terasa sama dengan turun ke ladang. Bagi saya, panen ini bukan tentang untung atau rugi — ini tentang mempelajari hal-hal baru dari ladang, dan menemukan komunitas tempat saya dapat bertanya, berbagi, dan akhirnya mempraktikkannya."

    Norma Sarah

    Mahasiswa Pascasarjana, Penyuluhan Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman (Penerima Manfaat Muda Tani)